Ini cerita tentangku, kamu takkan paham.

Menulis tanpa ada yang membaca.
Ngeblog tanpa ada yang mengunjungi.
Membuat lagu tanpa ada yang mendengar.
Membuat lukisan tanpa ada yang mengerti.
Memotret gambar tanpa ada yang melihat.

Aku lapar. Perutku sakit.
Tangisanku pun tlah habis.
Air mata kini tlah berubah jadi bara dalam jiwa.

Gigi yang dulu putih kini tlah menguning.
Mata yang dulunya jelas kini tlah rabun.
Badan yang dulunya lentur kini tlah keras.
Paru yang dulunya lapang kini tlah berair.

Aku malu. Tuhanku marah.
Ia hantamkan pisau tepat dekat diujung nafasku.
hingga sakitnya terasa berat setiap kali aku menghirup nafas.

Kawan yang dulunya dekat kini tlah menjauh.
Tetangga yang dulunya jalan bersama kini tlah pergi.

Sunyi hanya kegelapan pikiran
Ribut cuitan hati hati kecil
mereka tak terdengar olehmu
mereka seperti ada dalam bayangan
sesekali kami berbicara saling mendukung

kami suka berfikir bersama
menebak dan meneliti orang lain
dia selalu bersamaku ketika aku sendiri
dia temanku hiburku dikala sedih

lantas dekatpun dikau tertidur dengan pulas
jauh malah menungguku sampai tidak tidur

aku lapar. sangat lapar.
perutku sakit. sakit.

siapa yang perduli. anginpun berlalu.
dinginpun mengalasiku.

hanya jemari yang takkan diam
kesibukannya mengalahkan rasa laparku
pedih ini takkan bertahan lama
karena ia akan segera pergi

syukurlah jiwa jiwa yang tenang.
dalam kerinduan aku menunggumu.

izinkan aku untuk terus mengukir
apa yang mereka bilang itu tidak mungkin
mengukir apa yang mereka bilang itu sia-sia
apa yang mereka bilang semua hanya omong kosong.

aku takkan pergi dari sini.
begitu juga dengan langkah kecilku ini.

semakin sempit ruang ini
maka akan …
semakin besar ruang itu

temanku kini dan nanti
bersamaku, kemarilah

tuanngkan semuanya dalam tinta merah itu
keluarkan semuanya bersama cinta
dan persembahan terakhirmu menuju
ruang sempit bahkan redup

rusukmu takkan hinggap lama
jiwapun berlalu kesepian

ingatlah Dia
terus ingatlah Dia

Tuhan. Apabila inilah rencana terbaikmu.
Wujudkanlah. aku bukanlah perancang terbaik.

terbaik milikmu.

Allah.

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer

Sliding Sidebar